Skip to main content

Kenapa MC Selalu Mengingatkan Tamu untuk Tidak Ribut Saat Ijab Qabul?

Bagi sebagian orang, momen ijab qabul mungkin hanya terlihat seperti rangkaian kata yang diucapkan dalam hitungan detik. Tapi bagi pasangan pengantin, keluarga, dan saksi, ijab qabul adalah detik paling sakral dalam pernikahan.

Sebagai MC, ada satu pengumuman yang hampir selalu saya sampaikan sesaat sebelum ijab qabul dimulai, yaitu meminta tamu undangan supaya tidak ribut, tidak bercakap-cakap, dan tidak bertepuk tangan ketika akad dinyatakan sah.

Kenyataannya, masih ada ajaaaaa. Hadeuhhh.

Ijab Qabul Bukan Sekadar Formalitas lhooo.
Suara Ribut Bisa Mengganggu Konsentrasi (suka liat kan orang yang lupa sama kalimat pas ijab qabul?)

Kenapa hal ini penting?

Ijab qabul adalah inti dari pernikahan. Di situlah status berubah, tanggung jawab berpindah, dan sebuah ikatan sah secara agama terbentuk. Suasana yang tenang dan khidmat membantu semua pihak seperti keduapengantin, wali, saksi, dan penghulu untuk fokus penuh pada prosesi tersebut.

Dalam praktiknya, ijab qabul harus diucapkan dengan jelas dan sekali tarikan napas. Suara gaduh, obrolan, atau bahkan tepuk tangan spontan bisa:

  • Mengganggu konsentrasi pengantin pria

  • Mengacaukan pendengaran saksi

  • Mengurangi kekhusyukan suasana

  • Dan yang paling parah, menggangu dokumentasi video weddingnya. Alahmak.

Inilah kenapa MC perlu “mengamankan suasana” sebelum akad dimulai.

Rasa bahagia tentu wajar. Tapi menahan tepuk tangan beberapa detik lebih lama adalah bentuk penghormatan terhadap sakralnya akad. Biasanya, setelah doa atau penutup akad, MC akan memberi ruang untuk ekspresi bahagia tersebut.

Dan lebih baik mendoakan dalam hati aja, atau bilang Alhamdulillah, itu jauh lebih baik.

Tegar Nawawy MC Jabodetabek, tugas saya bukan hanya memandu acara, tetapi juga menjaga momen penting tetap bermakna. Karena akad nikah bukan sekadar sah di hadapan hukum dan agama, tapi juga berkesan di hati semua yang hadir.

Comments

Popular posts from this blog

TUTORIAL CARA MENGGUNAKAN APLIKASI SPOON PART 1 - INI APLIKASI APAAN YA?

Haii gaesss, Kalo dulu mau jadi penyiar radio atau announcer adalah dengan bergabung di stasiun radio, sekarang mah kalian udah bisa siaran dimanapun dan kapanpunnn kalian sukaa. Yang terpenting adalah satu, ada jaringan internet.  INTRODUCING TO YOUU.. aseekkkk Nihh kenalin gaes aplikasi namanya Spoon.... Sendokkk? And Kenapa pula aplikasi ini namanya sendokk? Hehehehe The answer is I dont Know and IDGAF, yang penting adalah ini aplikasi apaan dan bagaimana cara menggunakan aplikasi ini.  So,

KENAPA APLIKASI SPOON RADIO MASUK KE SERVER NEGARA LAIN (KOREA)

Halo Spooners Indonesia, Saat bermain Spoon apakah kalian mengalami masalah yaitu para Dj / caster /spooner yang tampil bukan berasal dari Indonesia? Di postingan terdahulu ane ngebahas tentang bagaimana sih caranya kita menggunakan aplikasi Spoon step by step juga saya buatin tutorialnya di youtube. Ternyata cukup banyak beberapa teman yang mengalami masalah spoonnya masuk ke network luar negeri yang biasanya di Korea. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Berikut ini adalah beberapa penyebabnya: Ane coba ngejelasin berdasarkan pengalaman dan sepemahaman ane aja yaa, soalnya ane ga expert di bidang networking 1. Menggunakan Emulator di PC Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini aplikasi Spoon hanya support untuk perangkat mobile. Namun tetap bisa menggunakan aplikasi spoon lewat emulator seperti Bluestack dan sejenisnya. Nah pada saat menggunakan emulator bluestack ini, spoon ane otomatis masuk ke dalam spoon korea, padahal untuk network sendiri ane menggunakan indie-home yan...

PENGALAMAN MENJADI SEORANG PENYIAR RADIO

picture by www.earthtimes.org Menjadi seorang Penyiar sangat menyenangkan. Bisa berbicara di udara alias On Air memiliki semacam Feel tersendiri bagi saya. Bagaimana ceritanya saya bisa masuk ke dalam dunia Broadcasting ini? berikut flashbacknya. Selepas lulus SMA, saya terkena demam akut masuk perguruan tinggi seperti layaknya fresh graduate SMA pada umumnya. Waktu itu keinginan saya bukan untuk masuk PT umum atau swasta, tapi Perguruan Tinggi Kedinasan (supaya keren). Tapi sialnya ditahun saya lulus SMA perguruan tinggi kedinasan tersebut tidak membuka penerimaan mahasiswa baru. Alhasil kebimbangan atau istilah sekarang galau menghampiri saya. Pilihan untuk masuk PT Negeri menjadi opsi yang sangat menarik saat itu. Saya memutuskan menunda setahun kuliah untuk mengejar PTK yang saya inginkan.