Skip to main content

SHORT - JANGAN CEPAT MENYERAH, HASILNYA ADA TAPI DITUNDA!


Photo by Nathan Cowley from Pexels

Kita kadang sulit menerima progress yang sedikit, kadang kita menggangap hasil yang sedikit ini sebagai suatu hal yang sia-sia, lalu kita berhenti melakukan sesuatu karena seperti buang-buang tenaga. Benarkah demikian?

Bayangkan kisah berikut ini. Kamu punya es balok dan mau es balok itu mencair tapi kamu lagi ada dalam ruangan dengan suhu -3.5 derajat. Tentu saja es tidak akan mencair disuhu tersebut. Ruangan perlahan mulai menjadi hangat. Suhu berubah menjadi -3 derajat, -2.5 derajat, -2 derajat, es balok masih tetap belum mencair.

Suhu kembali menghangat -1.5 derajat, -1 derajat, -0.5 derajat tetap belum mencair. Tiba-tiba anda bosan menunggu es balok tak kunjung mencair. Semua perubahan yang terjadi dari suhu -3.5 menjadi -0.5 anda merasa bahwa semua perubahan tersebut sia-sia. Padahal hanya tinggal 1 perubahan kecil ke 0 derajat maka es balok akan mulai mencair.

Progres-progres kecil yang memicu hasil besar dapat terjadi karena banyak perubahan yang sudah terjadi sebelumnya, yang terakumulasi sehingga menjadi cukup untuk memicu perubahan besar. Banyak contoh lain misalnya kanker yang selama ini tidak ketahuan tapi tiba-tiba muncul. Kanker itu tidak tiba-tiba ada disana melainkan telah hidup lama dan tumbuh perlahan.

Contoh lainnya adalah orang yang ingin menurunkan berat badan. Dalam hari-hari, minggu dan bulan pertamanya dia tetap tidak kehilangan berat badan, lantas apakah selama ini latihannya sia-sia? Akhirnya karena tidak puas dengan progress kecil yang dibuat kemudian berhenti melakukan kebiasaan baik.
agar dapat perubahan yang bermakna, kebiasaan perlu dipertahankan cukup lama untuk bisa membuat terobosan

 

Dari kurva ini kita bisa melihat bahwa kebanyakan orang akan kecewa karena biasanya hasil yang didapatkan selalu dibawah ekspektasi, makanya alih-alih terus membuat progress kecil sampai mendapatkan momentum perubahan yang besar, kebanyakan orang akan menyerah.

Source : Atomic Habits

Comments

Popular posts from this blog

TEKNIK DAN CARA MENJADI PENYIAR RADIO

Di postingan kali ini saya akan membahas cara - cara dan apa yang di perlukan untuk menjadi seorang penyiar radio atau announcer. sebelumnya baca juga PENGALAMAN MENJADI PENYIAR RADIO Secara singkat Announcer adalah seorang penampil yang melakukan pekerjaan penyiar, menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/informasi,acting, acara olahraga, pewawancara,diskusi, quiz dan narasi. Dasar-dasar Penyiar Radio          Bekali Diri Sebelum memutuskan untuk terjun menjadi penyiar radio, seseorang harus siap, bersedia, dan mengetahui tentang profesi penyiar radio.

PENGALAMAN MELALUI TAHAPAN USM STAN 2013 : PART 2

Ø   Tes Wawancara Tahapan selanjutnya adalah tes Kesehatan-kebugaran dan wawancara. Waktu itu kita yang dari manado harus ke Makassar untuk bisa mengikuti tahapan ini. Seingat saya semua yang dari Indonesia timur di pusatkan di Makassar. Tes ini dilaksanakan pada periode 14 – 24 agustus 2013. Kita di Makassar sendiri dapat giliran tanggal 20 – 21 agustus. Jadinya tanggal 19 capcuss deeh ke Makassar. Sempat deg-degan juga menjelang wawancara. Pas sampai di lokasi sekitar jam 7 pagi, langsung ambil nomor antrian. Sambil mengantri saya sempat juga ngobrol dengan peserta lain. Dapat informasi bahwa dari makassar dari 3000-an peserta tapi yang lulus tes tertulis cuman 137 orang, kemudian dari palu 11 orang.

TUTORIAL CARA MENGGUNAKAN APLIKASI SPOON PART 1 - INI APLIKASI APAAN YA?

Haii gaesss, Kalo dulu mau jadi penyiar radio atau announcer adalah dengan bergabung di stasiun radio, sekarang mah kalian udah bisa siaran dimanapun dan kapanpunnn kalian sukaa. Yang terpenting adalah satu, ada jaringan internet.  INTRODUCING TO YOUU.. aseekkkk Nihh kenalin gaes aplikasi namanya Spoon.... Sendokkk? And Kenapa pula aplikasi ini namanya sendokk? Hehehehe The answer is I dont Know and IDGAF, yang penting adalah ini aplikasi apaan dan bagaimana cara menggunakan aplikasi ini.  So,