Skip to main content

PLAGIAT, COPAS, MENCONTEK, MENJIPLAK, MEMBAJAK : PENYAKIT KRONIS PELAJAR SEKARANG




Semua orang pasti ingin menyelesaikan semua hal tanpa harus bersusah payah atau repot. Memang zaman sekarang hampir semuanya bisa didapat serba instan, cepat dan mudah. Kepraktisan tersebut memang sangat menggiurkan di waktu sangat padat. Maka tak heran banyak orang yang memilih serba praktis tanpa harus susah payah dengan usaha mandiri.
Di bidang penulisan khususnya publikasi lewat internet juga tak luput dari kegiatan mencari kepraktisan. Tiap hari ratusan artikel dibajak, ditiru atau istilah saat ini yang sedang tenar adalah Copy-Paste.
Plagiatisme ini sangat menjamur dikalangan siswa, mahasiswa dan public umum walaupun tidak semuanya. Kegiatan menjiplak karya orang ini sangat menggiurkan dimata sebagian orang dikarenakan prosesnya yang cepat dan sangat mudah.

Sebagai seorang mahasiswa, saya pun mengakui pernah berbuat hal serupa, tapi inilah yang harus diperbaiki. Mengambil karya orang lain tanpa permisi apa bedanya dengan mencuri? Plagiatisme ini saya ambil fokus pada kalangan pelajar. Dalam sesi pembuatan tugas, makalah, karya tulis, maupun menulis artikel untuk publikasi di internet banyak sekali yang melakukan copas. Karena saya juga pernah melakukannya, copas memang sangat membantu dalam tugas. Connect ke internet, temukan artikel, copas, dan voila tugas pun selesai. Dalam segi efisiensi copas memang sangat menghemat waktu, tapi dari segi intelektual apakah hal tersebut membantu kita? Perlu diketahui bahwa penyakit copas ini sangat-sangat memasung kreativitas dan intelektual kita. Maksud dari pengerjaan tugas agar kita paham, mengerti dan mencari penyelesaian masalah melalui pola pikir kita sendiri. Jika kita menjiplak masih berguna kalau kita baca dan pelajari hasil contekan tersebut, namun apa jadinya jika tidak.


Dalam publikasi tulisan di internet, terdapat sejumlah norma yang berlaku disana. Salah satunya tidak diperbolehkan untuk menyalin suatu karya secara 100%. Ada hukum yang melindungi hak cipta seperti UU hak cipta dan UU Intelektual. Plagiat ini sangat merugikan sang pembuat karya. Dengan susah payah dibuat yang mungkin membutuhkan waktu berhari-hari sampai berbulan-bulan, di salin dengan mudah dalam hitungan menit. Lebih parahnya lagi hasil copas tersebut dipublikasikan atas nama diri sendiri. Bisa dibayangkan jika hal tersebut menimpa karya buatan anda?


Inilah yang membedakan generasi sekarang dengan generasi pendahulu kita. Buku sebagai jendela dunia kian jauh ditinggalkan. Mahasiswa tak lagi akrab dengan buku, perpustakaan tak lagi seramai dulu. Melihat karya orang lain sebagai referensi boleh saja, tapi hargailah sang pembuatnya dengan mencatumkan nama pengarang, sumber referensi, dan keterangan lainnya. Akan lebih bermanfaat jika kita menuangkan seluruhnya berdasarkan pemikiran pribadi.

Semoga tulisan berantakan ini bermanfaat.
Regards.

Comments

  1. https://www.facebook.com/MedicalHumour/photos/a.269366509752037.66904.269352256420129/708531722502178/?type=1&theater

    and this is it,,,,,,,, :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SEPUTARAN BODY PAINTING

Di postingan kali ini saya mau ngebahas soal sebuah seni yang sejatinya udah lama terkenal dan ngetrend di luar, tapi baru akhir-akhir ini nge-hits dikalangan masyarakat Indonesia. Sebelumnya udah pernah denger belum tentang Body Painting? Yuppsss, seni yang saya maksudkan tadi adalah Body Painting. Bagi teman-teman semua yang belum pernah dengar, mari kita tahu lebih banyak tentang seni yang satu ini. Tapi kalau udah tahu, mari kita sharing dan saling melengkapi. Nah, sebenarnya body painting itu apaan sih? Body Painting adalah seni melukis dengan media kulit / tubuh manusia. Berdasarkan sifatnya nih,   Body painting dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu : Tattoo (body painting permanen)   dan Body Painting temporer. Loh kok? Jadi tattoo itu termasuk body panting ya? jawabannya iya teman-teman. Tattoo ini termasuk body painting karena tattoo dibuat dengan melukis melalui media kulit / tubuh manusia. Bedanya hanya terletak pada sifat lukisannya. Jika pada tattoo b...

PENGALAMAN SAMAPTA BEA CUKAI ? HAL YANG PERLU DISIAPKAN

  bokong-bokong kesel Teruntuk kelen mahasiswa/i PKN STAN spesialisasi Bea Cukai, CPNS Bea Cukai atau yang bercita-cita jadi pegawai Bea Cukai. SAMAPTA is Real gaess. Jadi balek dulu kita bahas samapta itu apa sebenarnya dan emang pentingkah? Sebenarnya samapta itu adalah salah satu diklat (pendidikan dan pelatihan) wajib bagi seluruh pegawai Bea Cukai. Bukan cuma PNS Bea Cukai aja sih, tapi berhubung saya pegawai BC so kita fokuskan di instansi ini aja yaah. Seluruh pegawai DJBC wajib hukumnya samapta. Diklat samapta ini adalah diklat untuk mempersiapkan mental dan fisik para pegawai BC agar siap terjun di dunia kerja nyata. Ya ini sehubungan tugas dan fungsi BC yang antara lain adalah menjaga wilayah indonesia dari masuknya barang-barang haram ke Indonesia dan ini mengharuskan adanya pegawai BC di daerah perbatasan dan kadang berhadapan langsung dengan para penyelundup. Sangat beresiko. Selain itu juga untuk memastikan pegawai siap secara mental apabila dalam pelak...

TUTORIAL CARA MENGGUNAKAN APLIKASI SPOON PART 1 - INI APLIKASI APAAN YA?

Haii gaesss, Kalo dulu mau jadi penyiar radio atau announcer adalah dengan bergabung di stasiun radio, sekarang mah kalian udah bisa siaran dimanapun dan kapanpunnn kalian sukaa. Yang terpenting adalah satu, ada jaringan internet.  INTRODUCING TO YOUU.. aseekkkk Nihh kenalin gaes aplikasi namanya Spoon.... Sendokkk? And Kenapa pula aplikasi ini namanya sendokk? Hehehehe The answer is I dont Know and IDGAF, yang penting adalah ini aplikasi apaan dan bagaimana cara menggunakan aplikasi ini.  So,